trending-dunia

Ditengah Gencatan Senjata, Trump Tuding Iran Kenakan Tarif Untuk Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Jumat, 10 April 2026 | 08:33 WIB
Presiden AS Donald Trump ((c) Copyright Thomson Reuters 2026)

ARGUMEN.ID - Setelah adanya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berlaku selama dua pekan ke depan, lalu lintas kapal di Selat Hormuz mulai pulih secara bertahap.

Namun, menurut beberapa laporan dari pemantau maritim, hanya 10 kapal yang tercatat melintas di jalur strategis tersebut sejak kesepakatan tercapai.

Presiden AS Donald Trump menyebut kebijakan Iran tersebut sebagai langkah yang salah besar. Ia menuding Iran memberlakukan tarif pada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

"Ada kabar bahwa Iran memungut biaya dari tanker-tanker yang hendak melewati Selat Hormuz. Jangan sampai ini benar, dan jika memang benar, mereka harus menghentikannya segera!" tulis Trump di media sosial Truth Social, dikutip AFP pada Jumat (10/4).

Trump yang menilai tindakan tersebut tidak pantas dan melanggar semangat kesepakatan gencatan senjata yang diraih pada Selasa (7/4) lalu.

"Langkah Iran ini sangat buruk dan tidak terhormat. Bagaimana mungkin mereka mengizinkan kapal tanker minyak lewat Selat Hormuz seperti itu?" kata Trump.

"Ini bukanlah kesepakatan yang telah kita sepakati," tambahnya.

Dalam beberapa postingan lain, Trump juga menyatakan kekesalannya atas kritik yang dilontarkan kepadanya terkait kesepakatan gencatan senjata tersebut.

"Sebentar lagi kalian akan melihat, minyak-minyak itu akan mengalir deras, dengan atau tanpa persetujuan Iran," ujar Trump.

Tags

Terkini