Polisi Siaga Aksi Masa yang Hendak Bentrok Lantaran Pro-Kontra Anies di Balai Kota ?


Sudah menjadi hal wajar terkait perselisihan masyarakat ketika dalam Pemilu, dikarenakan memang setiap kalangan memiliki pilihannya  masing-masing untuk dijagokan agar menjadi pemenang. Mereka memiliki keyakinan sendiri, dan saking fanatiknya bisa memecah persahabatan dan persaudaraan. Ini biasanya tidak berlangsung sebentar, ada beberapa kalangan yang tidak sukanya sampai waktu lama.

Terlebih ketika masa pemerintahannya tidak sama sepeti yang tengah dialami oleh DKI Jakarta sekarang ini, dimana era Anies dan Ahok jelas berbeda banget. Kemudian beberapa macam masalah juga muncul, sehingga menjadikan masyarakat pemilihnya kontra akan hal tersebut. Dalam waktu dekat ini ada informasi mengungkap kalau bakal ada massa pro dan kontra terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Untuk aksi massa yang digelar kali ini bukan tanpa memandang masalah, melainkan menjadikan persoalan banjir sebagai pemicu utamanya. Karena Banjir yang telah memakan kerugian sebegitu besar, sebagian warga menganggap Anies tidak mampu untuk mengatasi dan menanggulangi masalah banjir semacam ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus telah mengatakan kalau pihaknya sudah menyiapkan 659 anggota untuk melakukan pengamanan terhadap aksi yang akan dilakukan kali ini. Dan untuk mencegah adanya tindakan anarkis, pihak Kepolisian juga telah menyiapkan penyekatan di wilayah yang hendak digunakan sebagai aksi unjuk rasa.

Beberapa perlengkapan seperti barrier dan mobil taktis akan dioperasikan dalam pengamanan serta penyekatan kali ini. Namun ketika ditanya soal adanya gas air mata, Yunus menegaskan kalau tidak mempersiapkannya. Hal itu dikarenakan diyakini kalau aksi yang bakal terjadi kali ini bakal berlangsung damai saja.

Seperti yang diketahui bahwasanya massa berhadap-hadapan di Balai Kota DKI Siang ini, dan massa kontra Anies ingin menyuarakan protesnya terhadap masalah banjir yang terjadi di hari pertama tahun 2020 kemarin, dimana berlangsung cukup parah. Disebutkan kalau untuk kejadian yang menimpa Ibu Kota kali ini lebih parah jika dibandingkan dengan tahun 2017 silam.

Bahkan untuk dalam kasus yang terjadi kali ini juga ada beberapa Korban Jiwa yang tertelan, dan ribuan warga telah memutuskan untuk mengungsi sementara waktu hingga permasalahan banjir telah teratasi dengan baik. Disamping itu, dalam beberapa berita menyebutkan mereka kurang layak dalam mendapatkan bantuan yang dibutuhkan seperti konsumsi misalnya.

Dalam aksi tersebut, massa yang menjadi kontra Anies itu telah digawangi oleh politisi PDIP Dewi Tanjung dan juga pegiat media sosial bernama Abu Janda. Mereka telah menuntut terhadap Gubernur DKI tersebut untuk melakukan pergantian kerugian atas banjir yang terjadi di Kota dibawah tanggung jawabnya tersebut.

Sedangkan dari kelompok pendukung Anies Baswedan telah datang dari massa ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) yang merupakan rintisan anggota DPD RI Fahira Idris. Senator DKI ini telah merasa kalau aksi yang dilakukan oleh massa kontra Anies merupakan kesalahan besar.
Kelompok Pro Anies ini menganggap kalau Gubernur DKI telah melakukan hal yang benar. Dimana dalam kasus banjir ini telah terbukti kalau wilayah yang terdampak menjadi berkurang, begitu juga dengan korban yang terdampak banjir.

Tidak hanya itu saja, melainkan Fahira juga telah menilai kalau Anies ini dijadikan sebagai kambing hitam atas masalah banjir yang disebutnya lebih parah jika dibandingkan dengan era kepemimpinan sebelumnya. Dan disamping itu, Aldwin Rahadian juga mengatakan kalau Anies juga harus dibela lantaran sudah didzalimi.

Tidak ada komentar untuk "Polisi Siaga Aksi Masa yang Hendak Bentrok Lantaran Pro-Kontra Anies di Balai Kota ?"