Masalah Korupsi di Jiwasraya Perlahan Terungkap, Kini 3 Petingginya yang Kena


Tidak seperti dahulu lagi, dimana Jiwasraya sekarang ini telah mengalami kemerosotan yang luar biasa. Berbagai macam masalah telah terjadi terhadap perusahaan asuransi jiwa tersebut. Sehingga untuk sekarang ini tingkat kepercayaan masyarakat ataupun perusahaan terhadap salah satu badan usaha milik negara ini menurun juga.

Dan jelas saja masalah mirisnya yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ini salah satunya tidak lain lantaran adanya orang yang korupsi di dalamnya, sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan. Dalam mengusut kasus ini, sepertinya pihak berwenang telah mendapatkan sedikit penerangan.

ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung telah mengaku kalau dirinya telah mengantongi nama siapa saja pelaku yang terlibat dalam skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) kali ini. Akan tetapi, untuk mengungkapnya lebih jelas dan detail, agar tidak terjadi kekeliruan dalam pengungkapannya, Jaksa Agung masih memutuskan untuk terus melakukan pemeriksaan.

Di kantor BPK Pusat, ST Burhanuddin telah mengatakan kalau pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 98 orang saksi. Dan hasilnya yakni perbuatan melawan hukumnya telah mengarah ke satu titik dan berbagai macam bukti yang dibutuhkan untuk mengusut kasus ini juga sudah didapatkan. Akan tetapi dalam masalah ini tidak bisa disebutkannya secara gamblang.

Walaupun pihaknya telah mengantongi berbagai macam nama mereka yang diduga melakukan korupsi dalam PT Asuransi Jiwasraya (Persero), akan tetapi dinyatakan kalau sampai sekarang masih menunggu hasil dari investigasi yang masih diupayakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

“Kami tidak ingin terlalu terbuka, karena masih menunggu pemeriksaan BPK. Kami sudah ancer-ancer siapa pelakunya. Dan kerugiannya,” begitulah keterangan dari Burhanuddin.

Akan tetapi dalam pengungkapan kasus ini, Burhanuddin juga telah berjanji kalau pihaknya sudah bisa mengungkap siapa saja pelaku yang terlibat dalam kasus Korupsi dari perusahaan asuransi jiwa ini, sehingga banyak merugikan masyarakat dan juga Negara dalam waktu 2 bulan.

Bukan cuman itu saja, melainkan Kejaksaan Agung juga telah melakukan penggeledahan terhadap 13 objek yang diduga ada kaitannya dengan kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Namun lagi-lagi ini tidak bisa disebutkan dengan jelas dan terperinci, lantaran masalah yang terjadi di salah satu perusahaan milik BUMN itu sangat besar dan berdampak sistemik.

Dikatakannya kalau transaksi yang terjadi dalam kasus ini hampir mencapai 5.000 transaksi. Jelas itu bukanlah log yang sedikit untuk dilakukan pemeriksaan untuk mengusut kasus korupsi kali ini. 

Kejagung bersaman anggota BPK memerlukan waktu dalam pemeriksaan tanda bukti sebanyak itu, dan pihaknya ingin megetahui siapa yang sangat bertanggung jawab. Dan targetnya kasus ini sudah bisa mengungkap siapa saja pelakunya dengan jelas dalam 2 bulan kedepan.

Tidak hanya satu jenis saja, melainkan 5.000 jenis transaksi investasi ini meliputi transaksi untuk investasi reksadana, saham, dan juga pengalihan pendapatan. Burhanuddin mengatakan kalau dalam pengusutan kasus mega skandal Jiwasraya ini, pihaknya harus melakukannya secara hati-hati. Agar tidak terjadi salah target dalam mengurus kasus gagal bayar yang tengah dialami oleh lembaga asuransi berpelat merah ini.

Disamping itu, memang untuk nama-nama yang bakal ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung tidak diungkapkan secara detail. Akan tetapi inisialnya dari 10 orang yang bakal dilakukan pemeriksaan secara mendalan diantaranya yakni HR, DYA, HP, MZ, DW, GLA, ERN, HH, BT, dan juga AS.

Tidak ada komentar untuk "Masalah Korupsi di Jiwasraya Perlahan Terungkap, Kini 3 Petingginya yang Kena"